Temtum Project

Disclaimer
Konten pada artikel ini terdiri dari dua bahasa (Indonesia dan Inggris).
Saya (Pembuat Konten) bukan merupakan bagian dari tim pengembangan project. Konten ini dibuat karena terdapat potensi hadiah melalui Hhampuz Bounty Management yang tertuang di Bitcointalk.
Sebelum memutuskan berinvestasi pada project ini (dan project manapun) hendaknya melakukan riset yang lebih dalam terlebih dahulu.

Disclaimer
The content in this article consists of two languages (Indonesian and English).
I (Content Creator) is not part of the project development team. This article created with potential reward through Hhampuz Bounty Management as stated on Bitcointalk.
Before deciding to invest in this project (and any project), you should do deeper research first. DWYOR

Bahasa Indonesia

PENDAHULUAN
Teknologi blockchain saat ini telah dirasakan manfaatnya, berbagai pengembangan pun dilakukan dalam berbagai sektor terutama sektor keuangan dengan mengimplementasikan teknologi blockchain kedalamnya, karena dinilai lebih aman, efektif, efisien serta lebih transparan dalam pelaksanaannya.

PERMASALAHAN BLOCKCHAIN SAAT INI

  1. Skalabilitas
    Skalabilitas sudah menjadi permasalahan utama yang terdapat dalam teknologi blockchain saat ini, berbagai inovasi telah dilakukan oleh banyak pihak seperti penambahan ukuran block atau mengurangi interval antar block dengan mengurangi kompleksitas hash. Namun solusi-solusi tersebut dinilai masih belum cukup.
  2. Kecepatan
    Kebanyakan teknologi blockchain yang ada pada saat ini dalam mengolah setiap transaksi masih tergolong lambat dalam memproses transaksi pada sistem mereka.
    Sebagai gambaran berikut jumlah transaksi per detik dari berbagai jaringan blockchain yang ada saat ini.
    a. Bitcoin : 7 Transaksi Per Detik
    b. Ethereum : 15 Transaksi Per Detik
  3. Sumberdaya
    Tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini untuk mengolah setiap transaksi pada jaringan blockchain diperlukan sumberdaya yang sangat besar yang kemudian berimplikasi terhadap penggunaan sumberdaya yang besar pula, mulai dari Hardware sampai dengan penggunaan listrik yang berdampak pada lingkungan.
  4. Keamanan
    Tidak dapat dipungkiri bahwa point keamanan juga merupakan salah satu permasalahan dari blockchain saat ini, meskipun tergolong penggunaan blockchain lebih aman dari metode konvensional dalam mengolah transaksi, namun peretasan wallet dengan masih sering ditemukan.

Terlepas dari semua permasalahan yang ada, pengembangan teknologi blockchain terus dilakukan oleh banyak pihak untuk mengatasi berbagai permasalahan tersebut.

TEMTUM PROJECT

Salah satu project yang saat ini tengah mengembangkan blockchain dalam “tingkatan lanjut” adalah temtum. Project ini cukup menarik bagi saya karena menawarkan solusi yang unik dibandingkan dengan kebanyakan pengembangan saat ini.

Project ini didirikan oleh Richard Dennis yang juga merupakan CTO dan founder dari Dragon Infosec selama kurang lebih 5 tahun dan masih dikembangkan sampai saat ini (artikel ini dibuat).
Temtum sendiri menggunakan blockchain bernama “Temporal Blockchain” dengan prinsip dasar quantum yang mana dengan penggunaan prinsip dan teknologi ini dapat menyelesaikan permasalahan yang disebutkan sebelumnya pada teknologi blockchain yang ada pada saat ini.

Temporal Blockchain berusaha untuk mengembalikan nilai dari Peer-To-Peer kepada nilai sejatinya, yang dapat berjalan dengan konsumsi daya yang rendah, menghemat sumberdaya dan menjadikan proses transaksi menjadi sangat cepat sekalipun dengan sumberdaya yang rendah.

Secara rinci berikut solusi yang ditawarkan oleh temtum atas segala permasalah yang disebutkan di atas.

  1. Skalabilitas
    Dengan menggunakan Temporal Blockchain, seluruh riwayat transaksi tidak disimpan dalam setiap chain, akan tetapi disimpan pada media pengarsipan lokal, dengan demikian pada dasarnya penambahan ukuran block tidak lagi diperlukan. Hal ini juga diklaim dapat mencegah persaingan dalam pemilihan node.
  2. Kecepatan
    Project temtum menggunakan sebuah algoritma yang bernama “Concensus Algorithm” yang mana dengan algoritma ini batasan ukuran suatu block dihapuskan, hal ini sangat efisien terbukti dengan hanya memerlukan 12 detik untuk suatu transaksi dapat terkonfirmasi. Setelah transaksi masuk kedalam suatu block maka seketika itu pula transaksi langsung dikonfirmasi tanpa perlu menunggu terciptanya block baru.
  3. Sumberdaya
    Dengan penggunaan Consensus Algorithm, temtum telah dengan lebih efektif memaksimalkan sumberdaya dengan penggunaan energi yang lebih sedikit. Hal ini juga tentunya berimplikasi terhadap biaya untuk setiap transaksi yang nantinya berjalan pada jaringan temtum akan hampir mendekati 0 (0 fee). Hal ini tentunya sangat bermanfaat terutama untuk transaksi dalam skala yang besar.
  4. Keamanan
    Temtum seperti yang disebutkan sebelumnya menggunakan teknologi komputer quantum yang mana kalau dengan pengolahan data sederhana menggunakan sistem bit pada angka dan algoritma, tapi dengan penerapan prinsip dasar quantum maka pengolahan data menggunakan satuan yang lebih kecil yaitu qubits. Dan dalam penerapan yang dilakukan oleh temtum ini adalah setiap angka yang dihasilkan berdasarkan kepada satuan terkecil (photon). Hal ini diklaim dapat meminimalisir serangan atau ancaman hacker.

Demikian pembahasan tentang Temtum ini, sekali lagi saya tekankan bahwa saya bukan merupakan bagian dari tim pengembangan, informasi lebih lanjut anda bisa mengunjungi tautan-tautan berikut:

Sekali lagi saya tegaskan, saya bukan merupakan bagian dari tim pengembang project Temtum. Konten ini dibuat karena terdapat potensi hadiah melalui Hhampuz Bounty Management yang tertuang di Bitcointalk.

Author (Bitcointalk Username): as9ardia

English Content

PREAMBLE

The advantages of block chain technology have now been felt, various developments have been carried out in various sectors, especially the financial sector, because it’s more secure, effective, efficient and transparent in the implementations.

CURRENT BLOCKCHAIN ISSUE

  1. Scalability
    Scalability has become a main issue in this current blockchain technology, various innovations have been carried out by many project such as increasing block size or reducing block intervals by reducing complexity hash. But these solutions are still not enough.
  2. Speed
    Most of the current blockchain exist is still relatively slow while processing each transaction on their system.
    As an example, this is the number of transactions per second from the various blockchain networks that currently exist
    a. Bitcoin : 7 Transactions Per Second
    b. Ethereum : 15 Transactions Per Second
  3. Resources
    It is undeniable that currently to process every transaction on the blockchain network is needed very large resource which then implicated for the use of large resources as well, ranging from hardware to electricity consumption which has an impact on the environment arround us.
  4. Security
    Security is also one of the problems of the current blockchain exist, although using blockchain is more secure than conventional methods to process an transactions, but hacking or attacking of wallets is still often found.

Apart from all the problems that exist, the development of blockchain technology continues to be carried out by many project to solve these various problems.

TEMTUM PROJECT
One project that’s currently developing the blockchain to the “Advanced Level” is temtum. This project is quite interesting for me cause they offers a unique solution compared to most blockchain project currently being developed.

This project was founded by Richard Dennis who is also a CTO and founder of Dragon Infosec. Temporal Blockchain is been and still developed for approximately 5 years till this day (When I write this article).
The Temtum itself uses a blockchain called “Temporal Blockchain” with a quantum basic principle in which the use of principles and technology can solve the current problems mentioned earlier in the blockchain technology.

The Temporal Blockchain aims to return Peer-To-Peer values ??to its true value, which can run with low power consumption, save resources and make fast for every transaction process even with low resources.

For the details this’s the solutions offered by Temtum for all the problems mentioned above.

  1. Scalability
    By using the Temporal Blockchain, all transaction history is not need to stored in each chain, but stored on the local archiving media, which mean increasing block size is no longer needed. It is also claimed to prevent competition in the selection of nodes.
  2. Speed
    The project uses an algorithm called “Concensus Algorithm”, which mean by using this algorithm there’s no limits for block size, this’s more efficient, and only takes 12 seconds for an transaction to be confirmed. After the transaction is entered into a block, the transaction is immediately confirmed without waiting for new block created.
  3. Resources
    By using Consensus Algorithm, Temtum have more effectively maximized resources with more low energy use. This will be implicated to the costs for each transaction that will run on the temtum network will be almost close to 0 (feeless). This’s certainly very useful especially for large transactions.
  4. Security
    Temtum as mentioned before that this project uses quantum computer technology principle, where traditional data using bit systems on numbers and algorithms, but by applying quantum basic principles, processing data uses smaller units of qubit. And in the implementation carried by temtum, each number produced is based on the smallest unit (photon). This is claimed to be able to minimize hacker attacks or threats.

That’s it for this time, once again I emphasize that I am not part of the development team, more information you can visit the following links:

Again, I’m not part of Temtum Development Team. This article created with potential reward through Hhampuz Bounty Management as stated on Bitcointalk.

Author (Bitcointalk Username): as9ardia

--

--

Crypto Enthusiast

Love podcasts or audiobooks? Learn on the go with our new app.

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store